Bagaimana seorang manusia diakui kehadirannya di dunia ini:
- Hendaklah ia menjadi sebaik-baik manusia,yaitu yang paling bermanfaat bagi dirinya,sekitarnya,lingkungannya. Lebih jauh untuk peradaban ini. Lakukan sekecil apapun kontribusi yang bisa diberikan.
- Untuk dapat melakukan sesuatu,manusia sering bertanya," terus saya harus bagaimana?". Maka,menurut saya : Peka terhadap ilmu dan kesempatan.
Ilmu : Ilmu Allah terlalu luas untuk kita jelajahi,terlalu banyak untuk kita pelajari. Hingga seumur hidup kitapun tak akan cukup untuk mereguk ilmu-Nya yang luas. Alangkah ruginya manusia yang kehilangan tiap detiknya sia-sia.
Kesempatan : Memang benar,kesempatan yg datang belum tentu kembali. Kesempatan apapun yang muncul di mata,ambil,ambil,ambil. Seberapapun resikonya,yang pasti kita akan mendapatkan hikmah,ilmu, pengalaman,dll yang tidak akan kita peroleh jika tidak meraih kesempatan itu.
- Menjadikanmu orang yang beruntung, yaitu yang setiap saat dan hari-nya lebih baik dari sebelumnya. Bukan orang yang rugi, yaitu yang setiap harinya sama saja. Bukan orang yang celaka, yaitu yang setiap harinya lebih buruk.
Kawan, saya menyampaikan ini bukan sebagai seideal-idealnya manusia,tetapi yang mengharap setiap manusia,termasuk dirinya,untuk bisa menjadi lebih baik.
Salam sukses dunia-akhirat!!-)
Senin, 30 Maret 2009
Eksistensimu
Banyak orang tanpa sadar arti hadirnya di bumi ini?
Secercah pertanyaan:
Untuk apa hidupmu di dunia ini?
Apa yang telah kau lakukan di dunia ini?
Apa yang akan kau lakukan dengan sisa waktumu di dunia ini?
Disini mari kita berbagi,apapun, yang akan membuat seseorang benar-benar "ada" di dunia ini,meski setelah waktu datang mengalihkan dunia,menuju dunia lain!...
Secercah pertanyaan:
Untuk apa hidupmu di dunia ini?
Apa yang telah kau lakukan di dunia ini?
Apa yang akan kau lakukan dengan sisa waktumu di dunia ini?
Disini mari kita berbagi,apapun, yang akan membuat seseorang benar-benar "ada" di dunia ini,meski setelah waktu datang mengalihkan dunia,menuju dunia lain!...
Langganan:
Komentar (Atom)
